1.
NGADU DOMBA
Ngadu domba adalah perbuatan memecah
belah antara yang satu dengan yang lain. Seperti politik belah bambu. Yang satu
diangkat yang satu diinjak. Semisal penjajah belanda. Yaitu dengan mengadu
domba antara bangsawan dengan rakyat jelata. Dibiarkan mereka berperang dan
saling mencurigai setiap saat sehingga kekuatannya menjadi lemah. Kemudian pada
saat yang bersamaan ia mengambil keuntungan dari perbuatannya tersebut. Yaitu untuk
memudahkan melakukan penjajahan dan memeras harta benda bangsa Indonesia.
Sebagian ibu-ibu suka dengan energi negatif
ini. Mereka senang mengadu domba antara ibu yang satu dengan ibu yang lain.
Antara keluarga yang satu dengan keluarga yang lain.
Di waktu SD saya
tinggal di sebuah asrama militer yang disebut barak. Dalam satu barak terdiri
dari 11 rumah yang kecil-kecil. Dalam rangka mendapatkan uang LP (lauk-pauk)
banyak tentara yang anaknya banyak. Dengan
banyak anak tentu saja kamar yang tersedia tidak cukup, akhirnya banyak anak tentara
yang tidur di bawah kolong. Maka disebutlah mereka sebagai ”Anak Kolong.”