Translate

Mencari Artikel

FIND(Mencari)

Wednesday, 15 May 2013

Kata Pengantar Buku Energi Ayat Kursi


KATA PENGANTAR


اَلْحَمْدُ لِلّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَتُوْبُ اِلَيْهِ وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ اَنْفُسِنَا وَسَيِّئَاتِ اَعْمَالِنَا مَنْ يَهْدِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ. اَشْهَدُ اَنْ لاَ اِلهَ اِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَاَشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى ءَالِهِ وَاَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُ اِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ. اَمَّا بَعْدُ

Segala puji bagi Allah Rabb semesta alam. Tempat kami memuji, memohon pertolongan dan ampunan. Dan kami berlindung kepada-Mu dari kejahatan diri kami dan kesalahan amal-amal kami. Barang siapa ditunjuki oleh Allah maka tidak ada yang sanggup menyesatkannya. Barang siapa disesatkan oleh Allah maka tak ada yang sanggup menunjukinya. Sholawat dan salam semoga selalu tercurah bagi uswah hasanah kita, Rasulullah Muhammad Saw. Beserta keluarga, para sahabat, tabiin, ulama dan pengikutnya hingga akhir zaman.
Ayat Kursi adalah ayat yang luar biasa fadhilah, keutamaan, barokah, kehebatan dan ke-’ajaib-annya. Sehingga wajar apabila banyak kaum muslimin yang begitu mencintai dan meng-gandrung-i ayat kursi. Sebagian menjadikannya sebagai hiasan atau kaligrafi. Menempelkannya di depan pintu masuk. Menghafalkannya dan menjadikannya sebagai dzikir harian. Bahkan sebagian besar Masjid dan Mushola mem-formal-kan bacaan ayat kursi sebagai dzikir ba’da sholat maghrib, Isya dan subuh. Namun yang aneh tidak sedikit pula yang menjadikannya sebagai jimat. Dibuat kalung. Dibuat rajah. Dan dibuat sebagai tolak bala’ untuk perlindungan dan penjagaan.
Namun yang lebih penting dari itu semua adalah bagaimana caranya agar ayat kursi tersebut dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga berkah, fadhilah, keutamaan, kehebatan dan ke-ajaib-annya hadir dalam setiap detik, denyut dan sendi kehidupan. Serta esensi, substansi, ruh dan nilai-nilainya dapat menjelma menjadi ”ayat-ayat kursi” yang berjalan. Sehingga selalu menerangi hidup dan kehidupan kita.
Untuk itulah penulis mencoba men-tadabur-i dan merenungkan ayat yang mulia tersebut. Hingga pada akhirnya penulis menemukan 8 kunci, kompetensi, ruh atau nilai yang dapat menghantarkan kita untuk meraih kesuksesan di dunia dan akherat.
Berbagai pengalaman dan bukti menunjukkan bahwa orang yang rajin membaca ayat kursi dikarunia kehidupan yang bahagia, sukses, damai dan tenteram. Dengan beberapa contoh lainnya akan penulis sajikan dalam buku ini. Rasulullah SAW beserta sahabat-nya adalah bukti kuat betapa ”mujarab”nya ayat kursi ini dalam menghantarkan suatu kaum menuju sukses dunia-akherat.
          Dengan idzin Allah SWT, saya berkeyakinan anda semua akan sukses di dunia dan akherat. Dengan catatan anda semua rajin dan kontinu mengamalkan ayat kursi dalam bentuk dzikir hati, lisan, pikiran dan perbuatan.
Tak lupa kami haturkan ucapan terima kasih yang tiada terkira kepada Ibunda dan Ayahanda kami, nenek dan kakek kami, paman dan bibi kami, guru-guru kami, istri dan anak-anak kami, saudara dan teman-teman kami. Serta semua pihak yang turut terlibat dalam penerbitan buku ini. Semoga Allah memberikan balasan yang berlipat ganda dan terus menerus mengalir tiada pernah henti. (Ajrun ghairu mamnun).
          Akhirnya penulis mohon maaf apabila ada kekurangan dalam penulisan buku ini. Penulis siap menerima kritik, saran dan masukan demi perbaikan buku ini dikemudian hari. Mudah-mudahan Allah meridhai usaha kecil ini. Serta menjadikannya sebagai salah satu amal jariyah yang tidak pernah terputus pahalanya. Amiin.


Jakarta,  09 September 2010

Haryanto

         






“Sungguh, lewat ayat kursi, Allah mengajari kita tentang keagungan-Nya, yang dapat menjadi inspirasi bagi kita dalam peningkatan kualitas pribadi kita”

(IR. Soleh RM, MM-Vice President & Ketua Majelis Ta’lim PT SUCOFINDO)

Luar biasa! Ternyata ayat Kursy yang sering kita baca memiliki kekuatan yang dahsyat, melebihi dari apa yang kita bayangkan. Bagi anda yang sering membaca ayat kursy, buku ini wajib dimiliki agar semakin mantap dan optimis.

Taufik Sasongko (Pengusaha muslim- Direktur Utama Total Smart).

Dengan membaca ayat kursi sebagai bagian dari dzikir yang ma’tsur setiap pagi hari, saya merasa lebih tenang dan optimis dalam menghadapi kehidupan ini. Sekaligus saya merasa Allah SWT selalu menyertai serta melindungi dan membantu saya dalam menghadapi segala permasalahan.

(IR. Aslam Mei Nurwidagdo- Senior Manager Sebuah BUMN)


Sebuah buku yang membahas secara rinci bagaimana ”membumikan” sikap dan perilaku berdasarkan sebuah ayat dari salah satu surat dalam Al Quran yang banyak digandrungi oleh manusia. Harus dibaca oleh siapapunn yang ingin sukses, karena tidak hanya sekedar sebagai bacaan pengetahuan agama semata, namun juga bisa digunakan sebagai acuan dalam menggapai cita-cita dan sukses di dunia yang fana ini.

Pengalaman saya menyangkut ”independensi” atau kemandirian dalam salah satu bab buku tersebut, misalnya sebagai konsultant kadang-kadang digunakan sebagai  corong manajemen untuk melegitimasi sebuah kebijakan korporat, walaupun kadang kebijakan tersebut sangat bertentangan dengan kaidah baku maupun nurani kami. Apabila itu tidak dilaksanakan, maka dianggap sebagai konsultan yang gagal dan tidak populer. Akibat selanjutnya adalah, tidak akan lagi digunakan sebagai konsultan. Artinya order putus sampai disini dan selanjutnya tidak ada repeat order atau order lanjutan.

Saya tidak pernah gentar (takut) dianggap sebagai konsultan yang gagal (karena tidak meladeni kemauan manajemen). Sejauh apa yang telah kami putuskan dalam mekanisme konsultansi selalu berpihak pada sebuah pemahaman universal untuk kemaslahatan banyak orang demi kepentingan menuju pada ridlo Allah semata. Tidak ada kekuatan dan  pengaruh lain dalam mengambil kebijakan maupun keputusan dalam rangka konsultansi, melainkan selalu berusaha melihat pada sebuah kepentingan berdasarkan sebuah pertanyaan : apakah ini dibenarkan oleh Allah?, sebagai sebuah landasan norma yang paling hakiki.

IR. Dinarwulan Sutoto, MM (Pengusaha Muslim – Konsultan HRD)

Bagi umat muslim dengan membaca Al-qur,an adalah kewajiban untuk dibaca, dihayati, dipelajari dan diamalkan secara berkesinambungan. Mungkin kita banyak kesulitan karena kesibukan untuk mencari nafkah (kasab) jangankan untuk menghapal Al-qur’an secara utuh menghapal satu suratpun sangat sulit. Keluargaku, Alhamdulilah telah terbiasa membaca Al-qur’an tiap malam selama tidak ada kegiatan diluar dan menghapal beberapa ayat termasuk Ayat Kursi bagian dari Surat Al-Baqarah.

Kami sekarang hidup di daerah yang pada umumnya masyarakatnya masih mengikuti tradisi agama Hindu, misalnya bannyaknya sesajen di berbagai tempat. Tapi Alhamdulillah hal itu kemudian hilang dengan diadakannya pengajian dengan membaca Alqur’an dan ayat kursi.

Alhamdulillah dengan mengamalkannya secara rutin, Alloh SWT memberikan ketenangan dan ketentraman kepada kami, semoga hal ini dapat berlangsung untuk selamanya. Amin Yaa Rabbal ‘Alamiin.

Endar Haryono, SE (Ketua Pengurus Koperasi Pegawai  SUCOFINDO)


Pada tahun 2003 di tempat kerja saya ada formasi jabatan untuk superintendent Laboratorium 1 orang. Ternyata ada dua orang yang dipromosikan yaitu saya dan seorang kawan yang lebih senior baik dalam masa kerja, usia maupun pendidikan.

Untuk itu kami mengikuti fit and proper test dihadapan direksi dan jajaran general maanger serta manager.  Yang menjadi beban, saya adalah orangnya mudah nervous (grogi) sedangkan saingan saya sangat percaya diri dalam menghadapi seleksi tersebut.

Pada hari H tiba, saya mudzakaroh sama istri, kebetulan istri saya adalah orang yang terbiasa melakukan dzikir dalam kesehariannya. Mengetahui hal itu, maka istri ada ide untuk membantu saya saat tes berlangsung. Yaitu dengan cara terus menerus mengamalkan membaca ayat Kursi sampai 100x (kurang lebih selama satu jam).  Sungguh ajaib saat saya mulai masuk ruangan "sidang" , hilang rasa minder. Dan para penguji bersikap sangat baik terhadap saya. Apa-apa yang saya sampaikan serta pertanyaan yang diajukan bisa saya jawab dan mereka semua setuju sebagai tanda kepuasan.

Hingga akhirnya saya lulus seleksi dan diangkat menjadi Superintendent hingga sekarang.

Kuswinarto bin Ciptohartono (Superintendent-  PT. Polypet Karya Persada).



2 comments:

abdul Ghoni said...

Bukunya sudah terbit ya Syaikh?
Kok belum pernah lihat

dwi harsanto said...

Alhamdulillah sudah diterbitkan oleh PUSTAKA IKADI beberapa tahun, coba cek di alamat berikut :

http://mybukuonline.com/v2/index.php?route=product/product&product_id=87

atau ke website IKADI (Ikatan dai Indonesia)